Category: Liga Champions

Di Balik Kemenangannya di Ballon d’Or 2019, Messi Simpan 2 ‘Dosa’

Kabar bahagia datang dari Lionel Messi yang berhasil merebut Ballon d’Or. Namun keberhasilannya merebut penghargaan itu pasalnya menuai kontroversi. Ada dua kegagalan yang dianggap tak pantas membuatnya meraih penghargaan tersebut. Public menilai bahwa seharusnya dua kegagalan itu bisa jadi pertimbangan untuk penentuan pemilihan pemain yang terbaik.

Messi memang kembali menunjukkan kemampuannya sebagai mesin gol di klub Barcelona. Dengan mudah ia mengulangi catatan di atas 40 gol, sama seperti tahun sebelumnya. Tak Cuma itu, ia juga berhasil membawa Barcelona meraih gelar liga Spanyol. Akan tetapi gelar La Liga tersebut menjadi satu-satunya gelar yang diraihnya di tahun 2019 ini.

Pemain dengan nomor punggung 10 tersebut tidak mampu mewujudkan treble untuk Barcelona. Tidak Cuma itu, Messi pun gagal di Timnas Argentina. Nah, dua ‘dosa’ yang dianggap public sangat fatal sehingga Messi tak pantas mendapatkan penghargaan Ballon d’Or ini lah yang diperbincangkan. Apa saja?

Kalah di Semifinal Liga Champions

Memang kekalahan dalam sebuah pertandingan, lebih-lebih lagi pertandingan bola, adalah hal yang lumrah. Akan tetapi kalau kalah, kemudian tersingkir setelah memiliki modal yang lumayan untuk meraih kemenangan yaitu skor 3-0 di leg pertama tentunya luar biasa sekali.

Hal itu lah yang menimpa Messi dan juga kawan-kawannya pada ajang semifinal Liga Champions musim lalu. Messi pasalnya mampu tampil bagus dan luar biasa di leg pertama semifinal dengan torehan 2 buah gol yang mampu mengantar Blaugrana togel memang dengan skor 3-0. Skor telak yang terjadi di leg pertama itu ternyata tidak mampu memberikan jaminan Barcelona ke babak final. Barcelona malahan tumbang dengan skor yang cukup buruk,, 0-4, di Anfield, markas Liverpool.

Di tengah-tengah gempuran Liverpool, Messi yang diharapkan bisa menjadi penyelamat, malahan tidak mampu memberikan sentuhan magisnya untuk membawa klub nya itu keluar dari tekanan dan juga lolos ke babak final. Kepedihan karena gagal lolos ke final Liga Champions ketika unggul 3-0 di leg pertama itu bahkan masih bisa dirasakan Messi beberapa bulan setelah itu.

Lionel Messi, setelah itu, dianggap gagal membawa Barcelona menuju ke final. Walaupun bukan kesalahan darinya seluruhnya, tetap saja public menilai ia bertanggung jawab juga atas kekalahan tersebut.

Tidak Mampu Bawa Argentina Jadi Juara Copa America

Lionel Messi juga kembali lagi menuai cibiran setelah gagal menuntaskan harapan rakyat Argentina untuk melihat timnas Argentina juara. Ia kembali lagi tampil ‘melempem’ bersama dengan timnas Argentina pada ajang Copa America 2019. Messi tak Cuma mencetak satu gol saja dalam perjalan Argentina menuju ke babak semifinal. Saat Argentina tersingkir oleh Brazil, Messi pun tidak mampu memberikan banyak pertolongannya juga.

Malahan Messi terlibat kericuhan dan mesti terkena kartu merah di laga melawan Chile pada perebutan peringkat ketiga.

Bisa dikatakan dalam karir Messi, ia bahkan belum pernah memberikan kemenangan untuk Argentina pada level senior. Persembahan Messi untuk negaranya itu adalah medali emas olimpade 2008 dan juga juara Piala Dunia 020 di tahun 2015 silam. Di level senior, prestasinya bisa dikatakan biasa saja. Ia Cuma sanggup mengantar Argentina menjadi runner up pada ajang Piala Dunia 2014 kemarin. Tak Cuma itu, pemain bintang ini juga Cuma bisa mengantarkan Argentina jadi runner up pada perhelatan Copa America di tahun 2007, 2014 dan 2015 saja.

Dua Pertandingan Besar di Liga Inggris Pekan ke-15

Liga Inggris bakal memainkan laga minggu ke-15 nya di tengah pecan ini. Ada 2 big match atau 2 pertandingan besar yang akan jadi sorotan utama yakin Liverpool yang melawan Everton dan juga Manchester United yang melawan Tottenham Hotspur.

Liverpool vs Everton

Liverpool sekarang ini memimpin klasemen dengan nilai sebanyak 40 poin, pasalnya unggul 8 angka atas Leicester City yang bertengger di posisi kedua. The Reds pasalnya makin menunjukkan konsistensinya sebagai pemuncak klasemen. Di luar Livepool, masing-masing tim juga terus-menerus berjuang memburu kemenangannya untuk memperbaiki peringkat mereka, termasuk tim-tim yang saat ini sedang ada di zona degradasi.

Dari 10 buah duel yang mana tersaji dalam ajang ini, dua big match yang akan anda saksikan adalah salah satunya Liverpool melawan Everton.

Derby Merseyside antara Liverpool melawan Everton yang mana berlangsung di Anfield, kandang Liverpool, akan tersaji di pecan ke-15 ini. Duel ini diyakini akan berjalan sangat sengit dan penuh dengan kegengsian. Hal ini akan terjadi walaupun kedua tim dalam kondisi yang jauh berbeda.

Saat ini Liverpool masih berada di puncak klasemen dengan raihan 13 kemenangan dan juga satu hasil imbang dari 14 laga awal yang telah dijalani. Namun hal yang sebaliknya dialami oleh Everton. Everton pasalnya baru meraih 14 poin alias, nyaris 3 kali lipat lebih rendah dari torehan poin yang diraih oleh The Reds.

Walaupun ada perbedaan kekuatan yang terlihat cukup jelas, Liverpool Cuma mampu meraih 2 kemenangan dalam 5 duel terakhirnya melawan Everton yang datang dari seluruh kompetisi. Tiga laga yang lainnya berakhir dengan imbang. Dua kemenangan yang didapatkan oleh Liverpool ini adalah kemenangan dengan selisih 1 gol.

Salah satu kemenangan yang paling diingat oleh para penggemarnya adalah kemenangan di Anfield. Kemenangan yang dimaksud adalah kemenagan Liverpool pada musim lalu saat Divock Origi berhasil mencetak gol tunggal di menit ke-96.

Mantan bintang MU, Wayne Rooney menilai bahwa Everton memiliki peluang menghentikan catatan bagus milik Liverpool dalam Liga Inggris di musim ini. Liverpool menjadi tim terbaik di Liga Inggris musim ini. Dari 14 buah laga yang sudah dijalaninya, hanya satu kali saja mereka kehilangan angka yakni saat melawan Manchester United dengan skor imbang.

Rooney yang juga pernah berseragamm Everton menilai bahwa The Toffees memiliki potensi menjegal Liverpool. Tajuk laga derby akan jadi motivasi tambahan untuk Everton untuk meraih hasil yang bagus. “Ini laga besar untuk kota ini. Bila Everton menang, hal itu bisa menghentikan niat Liverpool memenangkan gelar juara Liga Inggris,” ungkapnya.

Menchester United vs Tottenham Hotspur

Bisa dikatakan bahwa Manchester United dan Tottenham Hotspur bandar togel singapura adalah dua tim yang terluka yang tengah terseok-seok pada awal musim. Akan tetapi Tottenham lebih dulu mengambil langkah yang besar dengan menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih yang menggantikan Mauricio Pochettino.

Mourinho pasalnya berhasil mempersembahkan 3 buah kemenangan di tiga laga awalnya bersama dengan Tottenham. Hal tersebut bisa makin membuat menarik laga Tottenham melawan The Red Devil.

Sebelum bergabung dengan Tottenham, Mourinho merupakan manajer Manchester United yang dipecat di pertengah musim lalu. Mourinho pasalnya dianggap tak mampu mengangkat performa MU. Sehingga kemudian ia digantikan oleh Ole Gunnar Solskajer. Setelah menggantikan Mourinho, Solskjaer pun belum bisa memperbaiki kualitas permainan MU yang dianggap masih inkonsisten.